Coto Makassar

Di telinga saya, awalnya nama makanan ini agak menggelikan. Kenapa coto? Bukan soto? Apa salah nulis ya? Tanya-tanya ke teman yang asli Makasar, emang namanya coto. Biar beda kali dengan soto yang berasal dari Jawa (kan banyak tuh, soto lamongan, soto jakarta, soto ponorogo, macem-macem deh). Sampai sekarang, saya sendiri belum pernah mencicipi masakan ini. Katanya sih enak. Biar kebayang rasanya, saya coba cari-cari resep membuatnya. Ini dia.

Bahan yang diperlukan, daging sapi bagian sengkel, paru yang udah digoreng, air cucian beras/tajin, serai yang dimemarkan, daun salam, kacang tanah yang telah digoreng lalu dihaluskan, minyak goreng untuk menumis, jahe serta lengkuas yang dimemarkan. Resep lain, bisa pakai babat dan hati sapi yang telah direbus ditambah daging sapi dengan jumlah yang lebih sedikit.

Bumbu yg dihaluskan terdiri dari bawang putih, kemiri disangrai, ketumbar disangrai, jintan disangrai, garam dan merica.

Sekarang cara masaknya. Rebus daging sapi bersama air tajin, serai, lengkuas, jahe, dan daun salam. Setelah matang angkat, tiriskan, potong dadu. Bila menggunakan babat atau hati, rebus terpisah hingga lunak, angkat, tiriskan, potong dadu. Panaskan minyak, tumis bumbu yang dihaluskan hingga harum, masukkan ke dalam kaldu,tambahkan kacang tanah goreng, didihkan.

Bahan pelengkap, biar rasanya tambah wuenak, ditambah bawang goreng, irisan daun bawang, dan irisan seledri. Juga perlu ada sambal tauco yang bisa dibuat dari bawang merah, bawang putih dan cabai keriting yang direbus sebentar. Semua dihaluskan. Tauco ditumis hingga matang, tambah garam dan gula merah secukupnya. Campur sama bahan yang sudah dihaluskan.

Untuk menyajikan, siapkan mangkuk, isi dengan daging dan ati dan babat dan juga paru goreng. Taburi bawang goreng, irisan daun bawang dan seledri, sajikan dengan ketupat dan sambal taoco. Jika suka, tambahkan lagi dengan kecap, garam, dan jeruk nipis. Sajikan hangat-hangat.

~ oleh ceritaresepku pada Januari 19, 2010.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: