Nasi Pecel Malang

Kota Malang, kangen rasanya bisa jalan-jalan lagi di sekitar kampus. Hawa dingin yang dulu menyejukkan kini mulai terasa tergantikan dengan udara yang cukup panas. Katanya, memang telah rjadi kenaikan suhu di kota apel ini. Ah, biar saja ada perubahan cuaca. Aku sudah tak sabar memanjakan perut menikmati makanan khas Malang kesukaanku.

Kali ini aku ingin makan nasi pecel Kawi di sebuah restoran sejuk pinggir jalan. Kata orang sih makanannya enak. Setelah memesan satu porsi, aku segera menuju tempat duduk paling pojok. Lebih nyaman, tidak terganggu dengan kedatangan pengunjung yang baru datang. Tak lama pesanan datang. Ada nasih putih. Sayuran rebus yang beragam, kacang panjang, daun bayam, daun singkong. Bila suka bisa ditambah tauge yang dibersihkan, daun kol yang diiris kasar, bunga kecombrang, atau jantung pisang batu yang diiiris kasar.

Kata pelayan yang tadi mengantar makanan, sepintas bumbu yang dihaluskan terdiri dari terasi goreng, kencur, air asam Jawa, garam, gula Jawa, kacang tanah goreng, daun jeruk purut, bawang putih, cabai merah, cabai rawit dan air matang untuk mengaduk bumbu yang telah dihaluskan. Kalau saya lebih mudah menyebutnya dengan sambal kacang. Sebagai pelengkap, di piring kecil terpisah juga disediakan daun Kemangi, Kerupuk Legendar, irisan Mentimun, Petai Cina, dan Rempeyek Kacang. Sementara itu, di piring lain juga telah disediakan lauk pelengkap yang berupa empal daging dan mendol tempe. Bisa diganti dengan tempe bacem atau satai kerang. Jika suka aroma wangi, bisa ditambahkan irisan kecombrang dan daun kunyit yang direbus.

Beberapa saat mengamati nasi pecel kawi dan membandingkan dengan nasi pecel madiun, kota kelahiran saya. Ah, daripada pusing-pusing mnding santap saja. Enak lho.

~ oleh ceritaresepku pada Desember 11, 2009.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: